Punya masalah gigi rapuh dan patah? jangan biarkan kondisinya semakin parah. Kondisi tersebut sangat berbahaya jika dibiarkan terus meneruskan bisa jadi akan menimbulkan masalah infeksi karena ada bakteri yang berkembang di bagian gigi yang patah. Oleh karena itu Anda harus menemukan cara pencegahan yang tepat untuk masalah tersebut.
Sebelum mebahas lebih lanjut, Anda perlu mengetahui penyebab, gejala dan cara mengatasi gigi rapuh dan patah melalui artikel yang akan disampaikan oleh Opal Dental berikut ini.
Penyebab Gigi Rapuh dan Patah
Gigi keropos terjadi ketika lapisan pelindung terluar gigi atau enamel mulai terkikis. Kondisi ini terjadi karena kebiasaan sehari hari.
Beberapa penyebab yang paling sering ditemukan antara lain:
- Sering makan makanan manis, bertepung, atau bercita rasa asam.
- Sering minum yang bersoda.
- Menyikat gigi terlalu kasar.
- Kebiasaan menggesek gigi saat tidur.
- Menderita asam lambung atau GERD.
- Mulut kering seperti diabetes.
- Memakai obat tertentu yang memengaruhi produksi air liur.
- Faktor genetik yang bikin enamel gigi tidak tumbuh sempurna.
- Gangguan makan yang bikin gigi sering terkena asam lambung.
Gejala Gigi Rapuh dan Patah
Gigi keropos sering kali tidak menimbulkan rasa sakit yang berat. Tapi ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan:
- Warna gigi terlihat lebih kuning.
- Gigi terasa ngilu saat makan atau minum panas, dingin, manis, atau asam.
- Muncul lubang kecil pada permukaan gigi.
- Ujung gigi terlihat lebih tipis atau tumpul.
- Bagian tertentu pada gigi agak transparan.
Jika kerusakan semakin parah, gejalanya bisa berkembang menjadi:
- Retakan pada permukaan gigi.
- Ujung gigi terlihat cekung.
- Gigi terasa sangat sensitif.
- Gigi mudah patah.
- Warna gigi menjadi lebih gelap.
- Ukuran gigi terlihat lebih kecil karena pengikisan.
Diagnosis Gigi Rapuh dan Patah
Untuk mengetahui kondisi gigi secara pasti, dokter biasanya akan menanyakan beberapa hal seperti keluhan yang dirasakan seperti:
- Gejala yang sedang dirasakan
- Riwayat penyakit
- Pola makan
- Serta kebiasaan merawat gigi.
Pencegahan Gigi Agar Tidak Rapuh dan Patah
Menjaga kesehatan gigi sejak dini jauh lebih mudah dibandingkan mengobatinya setelah rusak. Karena itu penting untuk menerapkan kebiasaan yang baik setiap hari.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Mengurangi makanan dan minuman yang terlalu manis atau asam.
- Sikat gigi 2× sehari menggunakan pasta gigi berfluoride.
- Membersihkan sela gigi dengan benang gigi
- Berkumur atau minum air putih setelah makan.
- Menunggu sekitar 30 menit sebelum menyikat gigi setelah makan.
- Menghindari makan saat mau tidur.
- Makan permen karet yang tidak mengandung gula supaya produksi air liur.
- Periksa ke dokter gigi 2× dalam setahun.
- Banyak minum air putih.
- Periksa ke dokter jika menderita penyakit gerd.
Pengobatan Gigi Rapuh dan Patah
Penanganan gigi keropos akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang terjadi. Pada kondisi ringan, dokter biasanya memberikan fluoride untuk membantu memperkuat lapisan gigi yang masih tersisa dan mencegah kerusakan agar tidak makin parah.
Oleh karena itu, tujuan utama pengobatan adalah mencegah kerusakan semakin luas. dokter bisa menyarankan seperti:
- Tambal gigi (bonding/filling) untuk memperbaiki bagian yang rusak.
- Veneer gigi untuk menutupi permukaan gigi yang terkikis.
- Crown gigi atau mahkota gigi untuk melindungi gigi yang mengalami kerusakan cukup besar.
- Perawatan saluran akar jika sudah rusak hingga dalam.
Komplikasi Gigi Rapuh dan Patah
Apabila dibiarkan tanpa perawatan, gigi kropos dapat menimbulkan masalah yang mengganggu kegiatan sehari-hari.
Beberapa masalah yang mungkin terjadi seperti:
- Sulit mengunyah makanan.
- Cara bicara berubah.
- Tidak percaya diri karena tampilan gigi berubah.
- Nyeri yang semakin sering muncul.
- Infeksi yang bisa menyebar ke area gigi.
Kapan Anda Harus ke Dokter Gigi?
Jangan menunggu sampai rasa sakit semakin parah. Segera periksakan diri ke dokter gigi jika mulai merasakan gejala seperti:
- Gigi sering terasa ngilu atau sensitif.
- Permukaan gigi berlubang.
- Warna gigi berubah menjadi lebih kuning
Kesimpulan
Setelah membaca informasi yang disampaikan oleh Opal Dental di atas tentang gigi rapuh dan patah, Anda pasti sudah memahami betul tentang penyebab, gejala dan cara mengatasinya. Sehingga Anda bisa lebih berhati-hati untuk melakukan perawatan gigi Anda.
Bagi yang belum mengalaminya atau masih dalam kondisi yang tidak terlalu parah maka melakukan tips dari Opal Dental itu sangat baik. Namun jika kondisinya sudah sangat parah sebaiknya Anda membawa ke klinik gigi jakarta selatan untuk melakukan tindakan medis.